Bidang Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office: Ada 7 Bidang!

Bidang Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office
,

Office Now – Mungkin Anda tertarik untuk menyewa virtual office untuk menjalankan bisnis. Namun perlu diingat, ada beberapa bidang usaha yang tidak bisa menggunakan virtual office.

Agar tidak salah prosedur, cari tahu bidang usaha yang tidak bisa menggunakan VO. Sebab, bidang usaha yang dipilih berkaitan dengan KBLI.

Simak penjelasan artikel yang akan menjelaskan bidang usaha apa saja yang tidak bisa menggunakan VO sebagai referensi. 

Bidang Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office: Mengenal Virtual Office

Mengenal Virtual Office

Virtual office merupakan perusahaan yang menyediakan jasa sewa alamat untuk berbagai bidang bisnis. virtual office atau dikenal dengan kantor maya, hampir mirip seperti PO Box.

PO Box biasanya dikelola oleh tim profesional yang digunakan bersama banyak perusahaan. Selain untuk mengelola surat masuk, penyedia layanan virtual office biasanya juga memberikan pelayanan, seperti:

  • Pengelolaan telepon 
  • Mengirimkan pemberitahuan surat 
  • Menyediakan layanan domisili perusahaan domisili perusahaan

Nantinya diperlukan untuk mengurusi semua perizinan terkait badan usaha. Karena bentuknya kantor Maya, maka ada beberapa bidang usaha yang tidak bisa virtual office.

Beberapa Bidang Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office

Beberapa Bidang Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office

Larangan bentuk kantor Maya untuk beberapa jenis usaha dituangkan dalam surat edaran kepala BTPSP DKI Jakarta nomor 6 tahun 2016.

Dalam surat edaran tersebut menerangkan bahwa penggunaan virtual office diperkenalkan untuk UMKM. Namun, tidak semua usaha bisa menggunakan layanan kantor Maya.

Berikut ini beberapa bidang usaha yang tidak bisa menggunakan virtual office antara lain:

E-commerce

Bentuk bidang usaha pertama yang tidak bisa menggunakan kantor maya adalah e-commerce. Padahal e-commerce merupakan salah satu usaha yang saat ini sedang berkembang pesat di tanah air.

Beberapa pelaku e-commerce seperti Lazada, Bukalapak, Tokopedia dan sebagainya dilarang menggunakan kantor maya sesuai aturan virtual office di Indonesia.

Namun, perkembangan besar inilah yang menyebabkan pemerintah mengeluarkan izin pelarangan. Apa alasan utama mengapa pemerintah melarang bentuk kantor maya untuk e-commerce? 

Adanya pelarangan ini sebenarnya merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada konsumen. 

Terlebih lagi, sekarang ini angka kriminalitas, seperti penipuan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab meningkat drastis.

Transportasi

Bidang usaha transportasi juga tidak boleh menggunakan alamat kantor maya. Usaha di bidang ini harus memiliki lokasi perusahaan yang jelas dan nyata.

Sebab, usaha di bidang transportasi berkaitan dengan wakil kepentingan pemilik barang. Usaha di bidang transportasi tidak bisa menggunakan VO dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Event Organizer

Perusahaan di bidang event organizer memiliki tanggung jawab besar dalam menyukseskan penyelenggaraan sebuah acara. Selain itu, penyelenggaraan acara berkaitan dengan banyak pihak mulai dari:

  • Pengisi acara
  • Susunan kegiatan
  • Transportasi 
  • Konsumsi 
  • Masih banyak lagi

Sama halnya dengan bisnis e-commerce, ternyata pemilik bisnis event organizer harus memiliki lokasi yang jelas dan nyata. 

Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemantauan proses penyelenggaraan acara yang dirancang oleh event organizer. 

Oleh karena itu, pemerintah melarang penggunaan kantor maya sesuai dengan dasar hukum virtual office.

Bidang Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office: Konstruksi

Pemilik usaha di bidang jasa konstruksi harus menggunakan izin usaha khusus serta modal yang tidak sedikit. Penggunaan perlengkapan usaha konstruksi melibatkan alat-alat yang berukuran besar.

Bayangkan saja ukuran tempat untuk menyimpan alat-alat tersebut dengan tingkat kebisingan dari alat-alat operasionalnya pasti membutuhkan tempat yang luas.

Oleh karena itu, bidang konstruksi harus memiliki tempat khusus agar bisa beroperasi dan menyimpan perlengkapan usahanya.

Besar kemungkinan pemilik usaha di bidang jasa konstruksi tidak bisa menggunakan kantor maya.

Usaha dengan pemasukan besar

Untuk jenis perusahaan dengan pemasukan kotor lebih dari Rp4,8 miliar setiap tahunnya harus memiliki lokasi usaha nyata. 

Hal ini menjadi salah satu kewajiban pengusaha kena pajak untuk melewati proses verifikasi yang dilakukan oleh Dirjen pajak.

Oleh karena itu, perusahaan dengan pendapatan besar jadi salah satu bidang usaha yang tidak bisa menggunakan virtual office.

Pariwisata

Jika Anda hendak mendirikan PT untuk usaha di bidang pariwisata maka terlebih dahulu harus mengurus tanda daftar usaha pariwisata.

Kementerian Pariwisata akan melakukan pengecekan terlebih dahulu. Proses pengecekan akan dilakukan secara bertahap untuk semua usaha.

Oleh karena itu, usaha di bidang pariwisata tidak bisa menggunakan kantor maya.

Bidang Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office: Properti

Usaha di bidang properti atau Real Estate membutuhkan modal yang besar. Jual beli properti, seperti apartemen atau penyewaan gedung akan melibatkan transaksi atau biaya besar.

Sehingga, masuk dalam daftar bidang usaha yang tidak bisa menggunakan kantor virtual. 

Bidang Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office: Ini yang Cocok

Bidang Usaha yang Cocok Menggunakan Virtual Office

Sebetulnya tidak ada batasan jelas dan memiliki dasar hukum, mengenai usaha apa saja yang boleh menggunakan bentuk kantor virtual. 

Namun, secara umum usaha yang berbasis teknologi dan industri kreatif banyak menggunakan layanan ini. Alasan utama memilih virtual office adalah untuk menghemat dana. 

Berikut ini beberapa jenis perusahaan yang menggunakan virtual office:

Startup digital

Aturan bidang usaha yang tidak bisa menggunakan virtual office tidak berlaku bagi startup bidang digital. 

Pengingat startup digital tidak memiliki banyak modal besar di awal terutama untuk menyewa sebuah gedung.

Aset pun tidak terlalu banyak, sebab hanya menggunakan komputer desktop maupun portable untuk menjalankan usahanya. 

Oleh karena itu, virtual office dipandang sebagai alternatif bagi pelaku startup digital untuk merintis usaha.

Desain

Pekerjaan di bidang desain semakin hari menjadi bisnis yang menjanjikan. Kesempatan bekerja jauh lebih bebas di masa modern seperti sekarang ini.

Internet dan teknologi semakinberkembang seolah memberi kesempatan bagi pekerja di bidang desain melakukan pekerjaan tanpa batas waktu dan ruang.

Oleh karena itu, usaha di bidang desain memerlukan kantor virtual untuk mengembangkan usahanya.

Konsultan

Meski bukan sebagai profesi baru, akan tetapi citra konsultan sangat baik dari waktu ke waktu. 

Tanpa harus terikat dengan perusahaan, konsultan bisa bekerja di makan saja tanpa membutuhkan ruang yang lapang.

Inilah salah satu alasan mengapa konsultan banyak memilih virtual office.

Bisnis produk

Tidak hanya pekerjaan yang sifatnya terikat dengan teknologi dan Cloud yang bisa menggunakan layanan kantor maya. 

Pengusaha UKM pun bisa memanfaatkan solusi ini. Untuk mengurus berbagai aktivitas administrasi hingga korespondensi, penggiat bisnis UKM bisa memilih virtual office.

Virtual office memiliki alamat yang lebih prestisius sehingga pelanggan lebih percaya sekaligus akan meningkatkan citra perusahaan di pasaran.

Setelah mempertimbangkan bidang usaha apa yang bisa menggunakan virtual office, maka nantinya Anda tidak kesulitan mengurus KBLI virtual office.

Sebab, KBLI merupakan salah satu syarat penting agar usaha bisa berjalan. Selain itu, KBLI ada dalam akta dan perizinan lainnya untuk menjalankan sebuah perusahaan.

Jika kantor virtual yang Anda pilih sesuai dengan KBLI, maka akan memudahkan menjalankan bisnis.

Selain itu, ada beberapa keuntungan dan kelemahan usaha virtual yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memilih jenis kantor ini.

Pahami dengan benar bidang usaha yang tidak bisa menggunakan virtual office agar tidak menemui kendala saat mengurus perizinan.

Posted in Blog

Jumat Des 02 11:32 am

Tidak ada Komentar