Membuat Perusahaan Sendiri: 5 Manfaat dan Tips Mendirikannya

Membuat Perusahaan Sendiri
, ,

Office Now – Membuat perusahaan sendiri tampaknya belakangan ini merupakan opsi yang banyak menarik minat kaum milenial. Semangat kewirausahaan tersebut tentunya merupakan sesuatu yang positif dan layak mendapat dukungan serta apreasiasi.

Pilihan untuk membuat perusahaan sendiri bagi sebagian orang bisa jadi terkesan beresiko. Namun, jika Anda bisa menyikapinya dengan tepat, sesungguhnya resiko tersebut kerap kali merupakan suatu peluang tersembunyi yang dapat menguntungkan perusahaan.

Keuntungan Membuat Perusahaan Sendiri

Keputusan untuk mendirikan perusahaan sendiri akan dapat memberikan sejumlah manfaat, baik bagi diri Anda secara pribadi maupun orang lain. Beberapa keuntungan dari tindakan tersebut antara lain:

Membebaskan Anda untuk menyalurkan ide dan kreativitas

Jika Anda menjadi bagian dari sebuah korporasi, besar kemungkinan ide-ide Anda harus melewati sejumlah prosedur penilaian sebelum akhirnya dapat terealisasi. Selain itu, bisa jadi bukan Anda yang akan menikmati manfaat dari penerapan ide tersebut.

Dengan mempunyai usaha sendiri, maka hal-hal semacam itu tidak akan lagi menjadi kendala. Anda akan lebih bebas berkreasi, serta bisa sepenuhnya menikmati keuntungan dari keberhasilan penerapan ide-ide yang Anda miliki.  

Melatih kemandirian

Tanggung jawab dan tugas membuat perusahaan sendiri tentunya lebih berat ketimbang menjadi karyawan. Hal ini karena segala tindakan dan keputusan yang Anda buat akan sangat menentukan kesuksesan perusahaan.

Hal ini tentunya akan membuat Anda memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar. Anda pun akan terpacu untuk terus mempertajam kemampuan analisa serta mempertimbangkan baik-baik setiap keputusan manajerial yang hendak dibuat.  

Menciptakan lapangan pekerjaan yang baru   

Perusahaan Anda tentu nantinya akan memerlukan sejumlah pekerja untuk menjalankan aktivitas operasionalnya. Dengan begitu, Anda telah membantu membukakan sumber mata pencaharian baru bagi orang lain agar dapat memperoleh penghasilan.

Agar lebih praktis, ada baiknya jika Anda  mencoba merekrut warga yang berdomisili di sekitar perusahaan Anda sebagai karyawan. Biasanya mereka akan lebih termotivasi bekerja karena merasa memiliki kedekatan tersendiri dengan Anda dan perusahaan.   

Membantu menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat

Tindakan membuat perusahaan sendiri dengan mempekerjakan beberapa penduduk sekitar disebut bisa ikut membantu meningkatkat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini karena tingkat pengangguran di daerah itu akan mulai berkurang.   

Masyarakat pun akan mempunyai penghasilan dan daya beli yang cukup untuk melakukan transaksi jual beli. Dengan begitu, geliat ekonomi di kawasan tersebut akan semakin potensial untuk mengundang masuknya berbagai produsen baru.

Membantu masyarakat memiliki kualitas hidup yang lebih baik lagi

Setiap produk berupa barang atau pun jasa baru yang diluncurkan akan semakin memperkaya kualitas kehidupan masyarakat. Produk-produk itu dapat mempermudah berbagai aktivitas atau pun memberikan lebih banyak pilihan bagi seseorang dalam menjalani hidup.

Jenis-jenis Perusahaan

Ada beberapa jenis perusahaan yang bisa Anda pertimbangkan sebagai acuan dan contoh membuat perusahaan sendiri, yaitu:

Perusahaan Perorangan

Jenis perusahaan ini relatif merupakan yang paling sederhana dibandingkan yang lainnya.  Anda bisa mendirikan perusahaan ini secara perorangan (tanpa rekan) dengan modal yang jumlahnya bisa Anda atur sendiri sesuai kapasitas keuangan.

Perlu Anda ingat bahwa perusahaan ini tidak mempunyai status badan hukum, Selain itu, sebagai pemilik tunggal perusahaan, Anda mengemban tanggung jawab penuh terhadap segala keuntungan maupun kerugian yang mungkin dialaminya.

Firma

Berbeda dengan perusahaan perorangan, Firma merupakan jenis perusahaan persekutuan. Hal ini berarti Anda harus mempunyai minimal satu orang rekan untuk diajak bekerja sama mendirikannya. Selain itu, Anda juga perlu mengurus pembuatan akta notaris.

Setiap pendiri atau anggota dari Firma ini nantinya akan mendapat pembagian keuntungan maupun tanggung jawab kerja yang sama rata. Sama seperti perusahaan perorangan, Firma juga belum berstatus badan hukum.

CV (Commanditaire Venootschap)

Istilah CV dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai persekutuan komanditer. Sama seperti Firma, CV merupakan suatu jenis badan usaha berbentuk persekutuan. Artinya, untuk membuat CV perusahaan sendiri harus ada minimal dua orang pendiri.  

Nantinya, salah satu dari pendiri tersebut akan berperan sebagai sekutu aktif yang bertanggung jawab atas pengelolaan perusahaan. Sementara itu, pihak yang lain akan menjabat sebagai sekutu pasif atau komanditer selaku pemodal.

CV juga belum berstatus badan hukum. Berkat kemajuan teknologi, sekarang Anda bisa mengurus cara membuat CV perusahaan sendiri secara online melalui situs AHU (Administrasi Hukum Umum).

PT (Perseroan Terbatas)

Berbeda dengan yang lainnya, jenis badan usaha persekutuan yang terakhir ini sudah memiliki status badan hukum. Itu artinya ada jaminan yang lebih kuat secara hukum menyangkut legalitas dan kelangsungan kegiatan perusahaan tersebut.

Syarat pendirian PT juga relatif lebih rumit dibandingkan jenis perusahaan lainnya. Untuk mendirikan PT, Anda harus punya minimal satu orang rekanan serta modal dalam jumlah tertentu. Selain itu, Anda juga harus mengurus penerbitan akta notaris.

Persyaratan ini sedikit berbeda jika yang akan Anda dirikan adalah PT Perorangan. Pendirian PT jenis ini bisa Anda lakukan sendiri dengan jumlah modal yang lebih fleksibel. Anda juga tidak perlu membuat akta, cukup surat pernyataan pendirian saja.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa jenis PT Perorangan ini hanya khusus untuk jenis Usaha Mikro Kecil.

Startup

Dahulu istilah startup digunakan untuk menyebut jenis usaha rintisan yang baru mulai berkembang. Namun, belakangan penggunaan istilah itu lebih merujuk pada jenis perusahaan yang sebagian operasional usahanya memanfaatkan dukungan fasilitas internet.

Jenis perusahaan ini bisa dibilang relatif masih baru. Akan tetapi, belakangan ini pertumbuhannya telah berkembang dengan sangat pesat, terutama di kalangan generasi milenial.

Tips Membuat Perusahaan Sendiri

Jika Anda membutuhkan referensi khusus, rasanya tidak akan sulit untuk menemukan makalah membuat perusahaan sendiri. Selain itu, ada beberapa tips sederhana yang dapat membantu Anda mempersiapkan pendirian perusahaan tersebut, antara lain:

Pilihlah sektor usaha yang Anda kuasai atau gemari

Dengan memilih usaha yang Anda sukai, tentunya Anda akan lebih bersemangat dalam menjalankannya. Terlebih jika Anda memang mempunyai keahlian khusus di bidang itu, niscaya Anda tidak akan terlalu canggung dalam mengerjakannya.

Rencanakan konsep usaha dengan matang

Konsep dalam hal ini menyangkut pemilihan lokasi usaha, strategi produksi, distribusi, pemasaran, dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut sangatlah penting untuk menentukan kesuksan perusahaan Anda nantinya.

Sesuaikan modal usaha dengan kapasitas keuangan

Memang penting untuk mempersiapkan usaha secara maksimal agar mampu menciptakan kesan pertama yang baik. Namun, Anda tentunya perlu menyesuaikannya dengan budget yang dimiliki.

Tidak masalah untuk memulai perusahaan dari skala kecil. Jika Anda mengelolanya dengan tekun dan sungguh-sungguh, nantinya perusahaan itu akan terus bertumbuh seiring waktu.

Tak perlu enggan memanfaatkan bantuan tenaga ahli

Meski Anda hendak mendirikan perusahaan sendiri, bukan berarti Anda harus mengurus semua persiapannya sendiri. Barangkali Anda memang tidak akan kesulitan jika harus membuat email perusahaan sendiri, tapi bagaimana jika harus membuat logo perusahaan?

Tentunya sangat baik jika Anda juga berniat untuk mempelajari cara membuat logo perusahaan sendiri. Namun, tidak ada salahnya juga jika Anda memanfaatkan jasa desainer profesional untuk membantu mengurusnya.

Dengan meminta bantuan tenaga ahli untuk mengurus soal teknis, Anda akan bisa memfokuskan diri pada hal lain yang lebih penting.

Selalu mengikuti perkembangan informasi dan melakukan inovasi

Sebagai seorang pengusaha, Anda perlu lebih jeli dalam membaca kondisi pasar supaya bisa mengambi keputusan dengan sigap dan tepat. Oleh karena itu, Anda perlu selalu memantau perkembangan informasi yang terjadi di masyarakat.

Dengan persiapan yang teliti dan matang, langkah Anda untuk membuat perusahaan sendiri niscaya akan bisa mencapai kesuksesan.

Posted in Blog

Sabtu Mar 12 3:54 am

Tidak ada Komentar