Mendirikan PT Tanpa Akta Pendirian Dari Notaris, Bisakah?

mendirikan PT
, , ,

Officenow – Banyak yang tidak percaya, bahwa kini untuk mendirikan PT bisa tanpa bantuan notaris untuk membuat akta pendirian. Padahal aturan ini ada dan termaktub dalam UU Cipta Kerja. 

Nah, untuk itu. Mari kupas tuntas soal mendirikan PT tanpa akta notaris.

Seputar UU Cipta Kerja

Undang-undang cipta kerja hadir sebagai perwujudan upaya pemerintah dalam usaha mengungkit ekonomi yang tumbang akibat badai pandemi yang berkepanjangan. Dalam pengaturannya ada 11 kelompok pengklasifikasian yang menjadi poin utama perhatian.

Salah satunya tentu saja bidang perizinan dan kegiatan usaha berbagai sektor. Bidang ini tercatat ada 15 jenis peraturan yang pemerintah buat. Hal ini juga menjadikannya sebagai bidang sektor yang tertinggi dibandingkan lainnya.

Dalam bidang sektor ini, terdapat berbagai hal yang akhirnya menjadi viral belakangan ini. Seperti tentang proses mendirikan PT UMKM, atau yang lebih terkenal sebagai mendirikan PT Perorangan

Mendirikan PT Berdasarkan UU Cipta Kerja 

Mendirikan PT Berdasarkan UU Cipta Kerja

Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020, atau yang biasa dikenal sebagai UU Cipta Kerja telah sah. Pemberlakuan ini tercatat sejak 2 November 2020. Namun demikian, tidak semua orang dan para pelaku usaha telah paham mengenai isinya.

Padahal isi dari perundang-undangan ini merupakan poin penting mengenai perkembangan dunia usaha tempo kini. Banyak tata aturan baru yang berlaku, dan beberapanya bahkan sangat menguntungkan para pelaku UMKM.

Seperti salah satunya adalah tata aturan mendirikan PT tanpa modal, tanpa perlu mengurus akta pendirian ke notaris, dan hal lainnya. Nah, keseluruhan opsi ini tentunya memberikan angin segar bagi para pemilik usaha. 

Terutama bagi mereka yang memang telah lama tertarik untuk mengurus legalitas usaha, tapi terhambat pada beberapa syarat sebelumnya. 

Persyaratan Mendirikan PT Dengan Berlandaskan UU Cipta Kerja

Untuk bisa mendirikan pt sendiri yang berlandaskan dengan UU Cipta Kerja. Seorang pemilik usaha wajib memenuhi beberapa persyaratan. Mulai dari syarat dasar dan syarat umum yang telah pemerintah tetapkan sebelumnya.

Nah, berikut adalah persyaratan mendirikan PT 2021.

Syarat Dasar Mendirikan PT Berlandaskan UU Cipta Kerja

Dalam persyaratan mendirikan PT perorangan yang berlandaskan pada UU Cipta Kerja. Ada dua hal yang perlu owner usaha penuhi, yakni :

Harus Memenuhi Unsur Perseorangan

PT perorangan hanya bisa berdiri bila memenuhi unsur perorangan. Sehingga owner, harus merangkap sebagai direktur juga pemilik saham perusahaan. 

Ini menegaskan bahwa seorang pemilik usaha PT perorangan harus bisa menjadi pengelola usaha yang baik. Sebab hanya sang owner harus bisa membuat berbagai keputusan strategis dan terobosan-terobosan mutakhir demi perkembangan perusahaan.

Selain itu, owner juga harus memikirkan berbagai alokasi pendanaan yang ada dalam perusahaan. Berapa total modal perusahaan yang ada, berapa modal yang harus tersetor, berapa jumlah modal yang berupa uang cash

Hal ini juga harus owner pikirkan sampai ke tahap berapa jumlah dana yang berupa peralatan dan perlengkapan perusahaan. Sebab peralatan dan perlengkapan usaha, masuk dalam kategori modal untuk kegiatan usaha.

Harus Memenuhi Unsur UMK

Sebuah perusahaan yang berbentuk PT Perorangan, hanya bisa berdiri hanya bila memenuhi unsur UMK. Maksudnya UMK memiliki arti sebagai usaha mikro dan kecil. Sehingga PT Perorangan yang berlandaskan pada UU Cipta Kerja , hanya diperuntukkan bagi pengusaha mikro dan kecil.

Berikut adalah penjabaran mengenai usaha mikro dan kecil :

Usaha Mikro

Merupakan sebuah usaha yang memiliki total modal bersih yang berputar dalam kegiatannya maksimal senilai dibawah 1 milyar rupiah. Nilai tersebut tidak termasuk dengan nilai tanah dan bangunan.

Usaha Kecil

Merupakan sebuah usaha yang memiliki total modal bersih yang berputar dalam kegiatannya maksimal senilai 5 milyar rupiah. Nilai tersebut tidak termasuk dengan nilai tanah dan bangunan.

Syarat Umum Mendirikan PT Berlandaskan UU Cipta Kerja

Berikut adalah persyaratan umum dalam mendirikan PT berlandaskan pada UU Cipta Kerja, yakni :

  • Pemohon telah berusia 17 tahun dan telah cakap terhadap hukum.
  • Wajib melampirkan berkas data diri berupa fotokopi KTP dan NPWP.
  • Pemohon wajib telah mengantongi berkas dokumen NIB dan izin berusaha perseroan perorangan yang pengurusannya melalui website OSS.
  • Kemudian pemohon wajib membuat surat pernyataaan pendirian, sesuai dengan format lampiran yang ada pada UU Nomor 8 Tahun 2020.
  • Pemohon wajib telah mengantongi nama perusahaan PT Perorangan dan alamat kantor yang telah memenuhi persyaratan zonasi tata ruang kota.
  • Pemohon wajib melampirkan data laporan keuangan awal pendirian. Biasanya laporan ini berisi tentang rincian data modal disetor, dan data modal dasar secara keseluruhan.

Itulah beberapa butir syarat umum untuk mendirikan perusahaan yang berbentuk PT Perorangan. Nah, karena ada bagian berkas dokumen yang wajib diurus secara online. Maka, timbullah penyebutan istilah mendirikan PT Online

Plus Minus Mendirikan PT Perorangan Tanpa Akta Notaris

Plus Minus Mendirikan PT Perorangan Tanpa Akta Notaris

Sedikit banyak, dengan hadirnya peraturan baru mengenai proses pendirian perusahaan PT dengan UU Cipta Kerja, pasti menghadirkan banyak pertanyaan. Seperti tentang plus minusnya.

Nah, berhubung tata aturan ini belum lama berlaku. Tentunya masih banyak kekurangan yang terlihat dibandingkan dengan kelebihan atau keuntungannya. Berikut beberapa diantaranya tersebut.

Nilai Plus 

Beberapa nilai plus dari pemberlakuannya perundang-undangan Cipta Kerja, adalah :

  • Proses pendiriannya yang mudah 
  • Tidak terlalu banyak memakan biaya dalam hal mengurus pendiriannya 
  • Proses pengurusannya sangat cepat, karena telah terintegrasi dengan teknologi internet
  • Memiliki potensi untuk bisa mengembangkan pasar dan layanan produk secara lebih luas. Mengingat perusahaan telah mengantongi perizinan usaha yang legal.
  • Perusahaan berpotensi mendapatkan suntikan dana permodalan dari berbagai lembaga keuangan atau investor yang kredibel.

Nilai Minus

Sementara itu, untuk nilai minusnya antara lain :

  • Tugas seorang pemilik tidak terbatas. Ini terjadi karena pada PT Perorangan, seorang pemilik juga merangkap sebagai direktur dan pemegang saham
  • Keberlangsungan PT Perseorangan tidak terjamin secara pasti. Perusahaan bisa saja pailit karena perencanaan keuangan yang tidak profesional. Mengingat bahwa hanya satu orang saja yang mengelola.

Demikianlah keunggulan dan kelemahan dari perusahaan yang berbentuk PT Perorangan. Walaupun terdengar baik dan sebagai sebuah solusi dari berbagai jenis permasalahan. Tetap saja, setiap hal pastinya sepaket. Ada untung maka ada ruginya, ada unggul, pasti ada lemahnya.

Satu hal yang pasti mendirikan PT atau CV, keduanya sama-sama baik dan bagus. Hanya perlu pertimbangan, lebih cocok mana bentuk usaha tersebut dengan kegiatan usaha.

Tentunya perhatikan juga tentang kondisi yang akan dihadapi saat ini dan kemudian hari. Pasalnya, sebuah usaha tentunya memiliki harapan bisa survive dalam jangka waktu yang panjang. Mampu menghasilkan dan bermanfaat.

Tidak hanya bagi pendiri dan penanam modal. Tapi juga memberikan keuntungan bagi para pekerja serta masyarakat sekitar tempat usaha. Namun demikian, pastikan mendirikan PT dan menentukan ide bisnis yang sekiranya relevan sepanjang masa.

Hal ini sebagai upaya awal dari meminimalisir resiko usaha yang tidak mampu bertahan dengan gerusan zaman. Pasalnya, bagi sebagian pebisnis mendirikan PT merupakan sebuah investasi. Sekian.

Penulis: Lyla Iswara

Posted in Blog

Kamis Nov 25 3:01 am

Tidak ada Komentar