Pembuatan Akta PT, Ketahui Peraturan dan Persyaratannya

pembuatan akta PT
,

Office Now – Pendirian PT tidak bisa terproses sembarangan karena memang banyak persyaratannya. Sejumlah persyaratan yang mungkin sedikit repot adalah pembuatan akta PT. Proses pembuatannya biasa melibatkan notaris.

Di lain sisi pendirian dari PT sendiri pengajuannya harus minimal dua orang atau lebih. Di dalamnya memuat banyak sekali Informasi seperti identitas dan juga kesepakatan oleh para pihak pendiri PT. Tentu di dalamnya juga memuat mengenai anggaran dasar.

Kalau Anda telah mencari informasi yang berkaitan dengan pembuatan akta ini maka penting juga untuk mengetahui seluruh informasinya secara detail. Lebih lagi sebuah PT kategori dari badan hukum yang wajib mendapatkan pengasahan dari Menteri Hukum dan HAM RI. Terlebih lagi pendirian dari PT akan sesuai dengan undang-undang perseroan terbatas (UU PT).

Peraturan Perseroan Terbatas dalam UU PT dan Pembuatan Akta PT

Kembali semakin jelas bahwa di dalam suatu akta pendirian juga memuat mengenai anggaran dasar yang berkaitan langsung dengan para pendiri perseroan. Tak hanya itu tetapi di dalamnya juga memuat banyak informasi lainnya berkaitan perseroan terbatas. Langsung saja kita bahas mengenai sejumlah informasi yang harus tercantum dalam suatu akta PT.

  1. Nama dan Tempat Kedudukan Perseroan
  2. Maksud, Tujuan, maupun pengadaan kegiatan usaha PT
  3. Jangka waktu pendirian PT
  4. Besaran Modal Dasar PT sekaligus Modal Ditempatkan serta Modal Setor
  5. Jumlah saham, jumlah tiap klasifikasi, klasifikasi saham, hak yang menyertai saham, dan nilai nominal per saham
  6. Nama posisi dan jumlah anggota bagian direksi maupun dewan komisaris
  7. Lokasi yang ditetapkan dan metode penyelenggaraan RUPS
  8. Proses pengangkatan, penggantian, sekaligus pemberhentian anggota direksi maupun dewan komisaris
  9. Metode untuk menggunakan laba sekaligus pembagian dividen

Seluruh informasi tadi merupakan informasi minimal yang wajib pendiri PT cantumkan ke dalam akta PT. Apabila ingin ulasan lebih mendalam maka informasi yang di masukkan ke dalamnya bisa lebih detail lagi. Namun perlu anda ingat-ingat bahwa informasi yang termuat sama sekali tidak boleh ada yang melanggar UU PT.

Bahkan dalam pembuatan harus memuat mengenai identitas lengkap dari para pendiri perseroan terbatas, dewan komisaris, direksi, sekaligus seluruh para pemegang saham. Namun perlu juga anda ketahui bahwa tahapan pembuatan dari akta PT harus memungkinkan pendirinya datang sendiri ke bagian notaris.

Jika ingin terwakilkan dengan orang lain harus menyertakan surat kuasa. Apabila Anda ingin mengetahui informasi mengenai isinya lebih lanjut maka bisa membaca di poin selanjutnya.

Isi Muatan PT dengan Lebih Detail

Nantinya beberapa poin-poin yang sudah jelas sebelumnya akan dibahas lebih mendetail sehingga Anda bisa semakin memahami cara pembuatan aktanya. Langsung saja kita bahas mulai dari nama perseroan terbatas.

Nama dari Perseroan Terbatas dalam Pembuatan Akta

Setiap pendiri pembuatan akta PT yang berada dalam tahapan ingin mengajukan permohonan pengesahan PT harus mengajukan persetujuan ke bagian menteri dahulu. Nama PT nantinya akan menjadi nama identitas diri perseroan yang statusnya mirip dengan subjek hukum. Setiap pemberian nama pun harus dahulu dengan fase PT bagi perseroan terbatas.

Sedangkan perseroan terbatas yang sifatnya terbuka bagian depan harus menggunakan singkatan PT dan akhirannya di tambahkan dengan tbk. Dalam pemberian nama PT baik perseroan terbatas maupun Perseroan Terbatas terbuka tidak boleh melanggar UU PT. Berbagai contoh aturan yang ada dalam UU PT dapat Anda simak di bawah ini.

  • Tidak boleh sudah di gunakan oleh perseroan lainnya yang resmi bahkan dilarang untuk punya kesamaan dengan nama pokoknya dari perseroan resmi lainnya.
  • Kemudian tidak boleh mirip atau sama terhadap merek terkenal lainnya yang sudah lebih dulu eksis dan ini disesuaikan dengan undang-undang mengenai merek. Kecuali bila berhasil mendapatkan izin dari pendiri merek yang dimaksud.
  • Tidak boleh memiliki maksud, tujuan, dan kegiatan yang pertentangan dengan apa yang telah ditentukan oleh perseroan terbatas. Di dalam peraturan ini juga terdapat larangan untuk menunjukkan tujuan tertentu yang bukan atas nama PT.
  • Pembuatan nama perseroan terbatas juga tidak boleh hanya berupa nama dari suatu lokasi.
  • Dilarang menggunakan singkatan kata yang berarti perseroan terbatas, persekutuan perdata, maupun badan hukum.
  • Membuat namanya juga tidak boleh menggunakan angka, rangkaian angka, maupun rangkaian huruf yang tidak membentuk suatu kata.

Jangka Waktu Pendirian PT

Apabila perseroan terbatas sudah pasti namanya oleh para pendiri maka mereka juga harus melakukan permohonan kepada Menteri dan mendapat persetujuan. Pada tahapan pembuatan akta PT ini maka bisa anda wakilkan oleh seorang notaris yang di dasarkan atas surat kuasa.

Proses persetujuan dari penggunaan nama suatu perseroan terbatas harus terlaksana lebih dahulu dari pengesahan permohonan badan hukumnya paling tidak selama 15 hari dari pertama kali permohonan di setujui oleh menteri.

Jika ternyata permohonan mendapatkan penolakan maka harus di sampaikan ke pemohon melalui jalur tertulis beserta dengan alasannya. Alasan penolakan tersebut akan terkabarkan dalam jangka waktu 15 hari juga semenjak proses pengajuan di lakukan.

Jika mendapatkan persetujuan pun maka pemohon harus mengajukan pengesahan perseroan terbatas dengan status badan hukum maksimal 60 hari dari tanggal munculnya surat dari tanggal munculnya surat persetujuan.

Kalau sampai dalam waktu 60 hari tadi tidak segera melakukan permohonan pengesahan menjadi status badan hukum maka hasil persetujuan atas nama perseroan juga dibatalkan. Dengan kata lain proses pengajuannya harus diulang dari awal.

Pengesahan Perseroan Terbatas Menjadi Status Badan Hukum

Katakanlah suatu nama dari perseroan terbatas yang diajukan sudah mendapatkan persetujuan oleh menteri. Selanjutnya para pendiri perlu mengajukan permohonannya kepada menteri guna diberikan keputusan menteri yang berhubungan dengan pengesahan perseroan terbatas berstatus badan hukum. Proses pengajuan dari tahapan ini dapat dilakukan secara online.

Pemanfaatan elektronik dilakukan melalui sistem administrasi badan hukum. Nantinya pendiri harus mengisikan formulir isian yang sudah ada rincian di dalamnya. Beberapa keterangan yang harus dimuat berkaitan dengan:

  • Nama beserta lokasi kedudukan perseroan
  • Jangka waktu pendirian dari perseroan terbatas
  • Maksud sekaligus tujuan maupun kegiatan usaha yang dilakukan oleh perseroan terbatas
  • Jumlah modal dasar untuk mendirikan PT, modal yang dialokasikan, sekaligus modal disetor
  • Kemudian harus mencantumkan tentang alamat lengkap dari perseroan terbatas juga

Proses pembuatan akta PT ini juga harus dilakukan dalam waktu maksimal 60 hari dari penerbitan tanggal akta pendirian. Tanggal akta pendirian ini biasanya sudah ditandatangani oleh bagian yang bersangkutan dan disertai bersama keterangan dokumen-dokumen lainnya yang mendukung.

Apabila pihak pendiri maupun orang yang dikuasakan oleh pendiri perseroan tidak melakukan pengajuan permohonan dalam waktu maksimal 60 hari maka akta pendirian PT akan dibatalkan karena sudah dianggap lewat dari waktunya dan belum diurus. Proses pembatalan ini dianggap bubar secara hukum sehingga proses pembatalan wajib ditanggung sendiri oleh pendiri perseroan terbatas.

Kesimpulan

Terlihat seperti kompleks memang pembuatan akta PT. Namun Anda yang memang sudah sesuai dengan peraturan biasanya berkesempatan besar untuk bisa lolos mendirikan PT. Maka dari itu baca kembali peraturannya secara mendetail dan ikuti setiap arahan dengan baik.

Posted in Blog

Selasa Agu 23 12:31 pm

Tidak ada Komentar