Syarat Pembuatan PT – Kabar Gembira, Begini Persyaratan Baru 2021

, , , ,

Officenow – Banyak kebijakan pemerintah yang memudahkan dunia usaha di era 2021 ini. Salah satunya syarat pembuatan PT yang lebih mudah, bahkan dapat dilakukan online.

Tidak percaya? Simak yuk syarat dan ketentuannya pada tahun 2021 ini.

Syarat Pembuatan PT 2021

Syarat Pembuatan PT 2021

Tahun 2021 dibuka dengan peraturan baru yang memudahkan pelaku usaha yang ingin membuat PT. Perseroan Terbatas (PT) adalah badan usaha yang banyak dipilih karena berkekuatan hukum tapi tetap fleksibel dan praktis.

Syarat membuat PT baru, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) adalah sebagai berikut.

Syarat umum

Untuk syarat administratif umum pendirian PT yang perlu disiapkan adalah:

  • Fotokopi E-KTP pemegang saham,
  • Fotokopi Kartu Keluarga penanggung jawab perusahaan,
  • NPWP penanggung jawab perusahaan,
  • Fotokopi PBB (disertai bukti bayar 1 tahun terakhir),
  • Surat domisili PT yang dikeluarkan RT dan RW setempat,
  • Foto gedung dan kantor.

Syarat khusus

Syarat khusus pendirian PT adalah sebagai berikut.

  • Beranggotakan dua orang yang masing-masing juga merupakan pemilik saham.
  • Identitas perusahaan tertulis secara terperinci dalam akta notaris. Berupa : nama perusahaan, modal awal, jumlah saham industri usaha, alamat, tujuan pendirian PT. Semuanya dalam Bahasa Indonesia.
  • Memiliki Akta pendirian PT yang telah sah Kemenkumham Republik Indonesia.
  • Modal awal yang harus ada minimum 25% dari modal keseluruhan.

Selain syarat tersebut, syarat pembuatan PT pada tahun 2021 ini ditandai dengan dibolehkannya pendirian PT perorangan. Mari kita cek persyaratannya.

Syarat Membuat PT Perseorangan

Tahun 2021 bagi dunia usaha dibuka peraturan baru UU Cipta Kerja, yang mengizinkan pendirian PT Perorangan. Oleh karenanya, berdasarkan peraturan syarat pembuatan PT sebelumnya. PT hanya bisa berdiri minimal dengan 2 orang pengurus.

Bagaimana ketentuannya? Mari simak uraiannya berikut :

  • Perseroan Terbatas khusus untuk usaha mikro dan kecil.

Kriteria mikro:

  1. Berdasarkan modal usaha yang maksimal 1 milyar rupiah (tidak termasuk tanah dan bangunan lokasi usaha),
  2. Hasil penjualan tahunan maksimal 2 milyar rupiah.

Kriteria usaha kecil:

  1. Berdasarkan modal usaha 1 sampai 5 milyar rupiah (tidak termasuk tanah dan bangunan lokasi usaha),
  2. Hasil penjualan tahunan antara 2 sampai 15 milyar rupiah.
  • Menyiapkan Surat Pernyataan Pendirian sesuai dengan Format pada lampiran PP No.8 tahun 2021 PP tentang modal UMK.
  • Perseroan perorangan beranggotakan hanya 1 orang.
  • Perseroan Perorangan harus memiliki Modal Dasar dan modal disetor. Seperti juga PT, syarat modal yang harus disetor yaitu minimal 25% dari modal dasar. Ini harus melampirkan bukti otentik penyetoran yang sah.
  • Perseroan Perorangan wajib berdiri oleh Warga Negara Indonesia dan mengisi pernyataan pendirian dalam Bahasa Indonesia.

Perseroan Perorangan adalah produk dari UU Cipta Kerja untuk memudah pelaku usaha mikro dan usaha kecil dalam mengembangkan bisnisnya.

Perbedaan Syarat Dari Proses PT Biasa Dengan Perseorangan

Perbedaan Syarat Dari Proses PT Biasa Dengan Perseorangan

Syarat pembuatan PT Perorangan ini memiliki beberapa perbedaan dengan PT biasa, yaitu:

  • Hanya memiliki satu pengurus sebagai direktur tanpa komisaris.
  • Perseroan Perorangan khusus untuk usaha mikro dan usaha kecil.
  • Perseroan Perorangan dapat berdiri tanpa akta notaris seperti PT.
  • Bisa mengajukan form syarat pembuatan PT secara elektronik melalui laman oss.

Bagaimana? Memudahkan bukan?

Walau demikian, jika usaha kecil sudah berkembang dan memenuhi syarat maka perlu adanya penyesuaian, yakni perubahan menjadi bentuk PT yang tentu saja harus menyertakan dokumen lengkap, seperti akta notaris.

Untuk syarat membuat PT, notaris memerlukan semua persyaratan. semua persyaratan yang harus ada, sudah terlampir dalam pembahasan syarat-syarat sebelumnya. Perbedaannya kemudian adalah, semua persyaratan tersebut nantinya harus terlampir ke notaris untuk prosesnya.

Carilah notaris terpercaya atau berdasar rekomendasi dan rekam jejaknya. Nanti notaris-lah yang akan melakukan semua proses pendirian PT. Notaris yang terpercaya akan melakukan proses pengajuan pendirian PT dengan efektif.

Setelah menemukan notaris yang tepat dan menyiapkan syarat-syaratnya. maka proses pendiriaan PT pun berjalan

Prosedur Membuat PT

Notaris akan membimbing pelaku usaha untuk melewati prosedur syarat pembuatan PT. Berikut langkah-langkah prosedur mendirikan PT.

  1. Modal dasar untuk pendirian PT adalah minimal Rp50 juta. Wajib menyetor 25% untuk proses pendirian PT.
  2. Notaris akan mengarahkan mengenai modal dasar ini agar tercapai kesepakatan bersama.
  3. Menentukan domisili PT dan prosesnya menyesuaikan dengan peraturan masing-masing daerah.
  4. Penentuan Bidang Usaha yang sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) serta kode bidang usaha. Kode inilah yang akan tercantum pada Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP).
  5. Sediakan opsi nama lainnya agar dapat notaris bisa langsung melakukan pengecekan. Gunakan nama yang menggunakan Bahasa Indonesia. Juga jangan menggunakan nama yang sama dengan nama produk, karena sulit mengubah jika ada permasalahan.
  6. Setelah nama selesai, notaris akan merancang draft akta atas nama PT tersebut. Draft ini nantinya harus melalui persetujuan dari berbagai pihak yang berkepentingan
  7. Setelah draft awal selesai tahap pengecekan dan para pihak yang berkepentingan setuju. Maka tahap selanjutnya adalah proses penandatanganan oleh para pemilik saham, dengan saksinya para notaris.
  8. Akta yang telah selesai proses tanda tangan akan segera masuk tahap pengesahannya oleh notaris. Kemudian SK Kemenkumham pun turun, sebagai pernyataan sah. Sehingga bila ada yang pengubahan pada akta pendirian. Maka resikonya harus melakukan pengurusan ulang untuk mendapatkan SK Kemenkumham yang baru.
  9. Membuat BPJS Ketenagakerjaan untuk pimpinan dan karyawan PT. Hal ini bisa melalui proses pendaftaran secara online.
  10. Wajib mengurus NPWP perusahaan setelah akta sah. Sedang NPWP direktur harus pengurusannya sebelum membuat akta untuk pengecekan tunggakan pajak dsb.
  11. Wajib mengurus pembuatan SIUP dan TDP. SIUP adalah dokumen yang melegalkan perusahaan untuk melakukan perdagangan. TDP adalah surat bukti bahwa perusahaan sudah melakukan wajib daftar perusahaan sesuai ketentuan. Pengurusan SIUP dan TDP saat ini sudah bisa secara online.

Ketentuan Pendirian PT Lainnya

Syarat pembuatan PT, pada SIUP dicantumkan bidang usaha PT yang didirikan. Sesuai ketentuan maksimal bisa mencantumkan 3 bidang usaha.

Jika memang dari awal sudah merencanakan pendirian PT dengan beberapa bidang usaha. Maka adalah sebuah pilihan yang baik bila Anda sebagai pemilik usaha langsung mengajukan pembuatan pengajuan SIUP yang demikian. Pasalnya SIUP perusahaan harus berubah dengan proses pengurusan ulang, bila hal itu terjadi.

Biaya Pendirian PT

Biaya pendirian Perseroan Perorangan (PT Perorangan) beda dengan PT biasa. Pada proses pendirian Perseroan Perseorangan tidak ada biaya akta notaris. Hal ini karena prosesnya tidak membutuhkan akta, selain itu semua prosesnya bisa secara online.

Namun demikian, pihak notaris tetap harus hadir, untuk menjadi konsultan mengenai dokumen lainnya. Pasalnya ketika usaha Anda berkembang, kemungkinan usaha perseorangan ini, harus berubah menjadi PT.

Perseroan Perorangan harus berubah menjadi PT jika,

  1. Pemegang menjadi lebih dari 1 orang
  2. Tidak lagi memenuhi kriteria UMK, sebagaimana ketentuan dalam undang-undang.

Konsultasi dengan notaris akan melancarkan langkah usaha anda jika suatu hari harus berubah menjadi PT.

Biaya mendirikan PT tidak memiliki batasan standar. Pada tahun 2020, memerlukan biaya total untuk pembuatan PT baru antara 6 hingga 8 juta rupiah. Pada tahun 2021 biayanya tidak akan melewati 10 juta rupiah.

Indikator Penentu Besaran Biaya Pengurusan Oleh Notaris

Hal-hal yang menentukan besaran biaya, yaitu lokasi usaha beroperasi, lama pengurusan pembuatan PT, dan yang tak kalah penting, modal dasar dan bentuk usaha.

Kesulitan dalam menentukan lokasi usaha atau domisili kini semakin ringan. Pasalnya pemerintah telah mengeluarkan kebijakan penggunaan virtual office. Maksudnya PT bisa berdiri hanya dengan bermodal sewa alamat. Sehingga biaya yang harus keluar bisa lebih rendah daripada menyewa kantor fisik.

Modal dasar juga menjadi penentu besaran biaya. Misalnya pendirian untuk PT penanaman modal asing akan berbeda dengan biayanya dengan PT dalam negeri.

Sedang lama pengurusan syarat pembuatan PT bergantung pada notaris yang recomended. Kehati-hatian akan menghindarkan proses syarat membuat PT menjadi berbelit dan menelan biaya besar.

Penulis: Lyla Iswara

Posted in Blog

Selasa Okt 12 6:59 am

Tidak ada Komentar